back-daftar back-login
INFO TERKINI :
LINK LOGIN ALTERNATIF : MUKACASINO Harap perhatikan Kode Bank, No. Rekening Dan Jam Operasional Bank sebelum anda melakukan Transfer. Terima Kasih
Mukapoker

Poker Online Indonesia – PSSI Juga Langgar Statuta FIFA

QNB

Poker Online Terpercaya – JAKARTA, Tim 9 bersama dengan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengadakan press conference di Media Center Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), kemarin. Pada kesempatan tersebut Kemenpora mengatakan PSSI tidak sepenuhnya menaati statuta FIFA yang berlaku.

Dijabarkan oleh Deputi V Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, ada beberapa pasal yang ada dalam statuta FIFA yang berpotensi dilanggar atau harusnya menjadi perhatian untuk PSSI. Pasal yang dimaksud adalah Pasal 13 ayat 1 dan Pasal 18 ayat 2.

Pada temuan Kemenpora, PSSI dan PT Liga tidak sepenuhnya mematuhi regulasi FIFA dan PSSI, serta regulasi perundang-undangan lainnya seperti yang tercantum pada Pasal 13 ayat 1 yang menyebutkan anggota asosiasi harus tetap independen. Lalu pada pasal 18 ayat 2 menyatakan bahwa satu perusahaan tidak boleh memiliki saham di lebih dari satu klub sekaligus.

Agent Poker Online – “Jadi kalau mereka patuh kepada peraturan yang ada, tidak ada kejadian lagi kemudian abai terhadap larangan yang disampaikan oleh BOPI, dan lain sebagainya,” ujar Gatot pada press conference yang dihadiri Okezone.

“Selama ini PSSI selalu mengatakan statuta FIFA. Memang sejauh ini kami tidak bisa membuktikan, tapi pada saat verifikasi yang dilakukan oleh BOPI itu kan sebetulnya sudah kelihatan. Si ini milik saham di perusahaan a, b, c, d, dan seterusnya. Tapi karena ini praduga jadi kami tidak menyebutkan,” tambahnya.

Polemik kedua kubu yang terjadi membuat PT Liga memutuskan untuk memberhentikan sementara QNB League dari 12 hingga 25 April 2015. Keputusan tersebut diambil pada rapat PT Liga dengan 18 klub di Park Lane, Rabu (8/4/2015).

Kemenpora juga telah memberikan surat teguran tertulis kepada pihak PSSI. Induk organisasi tertinggi sepakbola Indonesia tersebut dianggap tidak mematuhi peraturan yang telah BOPI buat terkait Arema dan Persebaya.